Tampilkan postingan dengan label jalur pendakian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jalur pendakian. Tampilkan semua postingan
Minggu, 04 Februari 2018
Senin, 11 Desember 2017
Kawah Candradimuka Gunung Lawu
Menyusuri Kawah Candradimuka Gunung Lawu
Berpetualang ke tempat yang jarang dikunjungin... Yap kawah ini boleh jadi adalah sisi lain gunung lawu, lokasinya tersembunyi dan jauh dari trek pendakian. Kalian yang melewati Jalur pendakian Lawu via Cemoro Kandang pastinya pernah mencium bau belerang yang sangat menyengat di Pos 2 Taman sari atas. Aroma belerang tersebut berasal dari kawah legendaris ini.
Sore itu jam 16.00 gue tiba di Basecamp cemoro kandang. Ngisi perut dan kemudian sholat Ashar, kemudian gue berencana treking setelah Magrib. Ya karena Basecamp sampe POS 2 Taman Sari atas kan nggak membutuhkan waktu yang lama, mungkin sekitaran 2,5-3 jam an, kita akan tiba di POS 2.
Jadi... Setelah kelar magriban, gue registrasi pendakian dan habis itu Stretching sebelum treking... Tepat jam 19.00 gue menyusuri trek pendakian cemoro kandang, malam itu hawa gak begitu dingin, namun cukup mistis. Sampe pertengahan jalan sebelum pos 1, gue beristirahat sebentar... Dan gaktau kenapa diatas pohon ada yang maen lempar lemparan dan pohon goyang kenceng banget, ahhh... Apalagi ini ya Allah... "Lindungi hambamu ya Allah dari gangguan astral yang gak sopan sekali". (Dalam hati). Tanpa kelamaan gue pun bergegas melanjutkan perjalanan, hingga tiba sampe pos 1 taman sari bawah. Istirahat sebentar, kemudian lanjut lagi menuju Pos 2. Sekitar jam 21.40 gue sampe di Pos 2. Disana udah ada beberapa rombongan pendaki yang camp, mungkin mereka mau ke puncak. Suhu mulai agak dingin, dan gue segera ngebangun tenda.
Tenda kelar berdiri, kemudian bikin teh dan maem coklat, trus gue istirahat. Plan emang keesokan harinya gue akan ke kawah candradimuka.
Zzzzzzzz.......
Dan Pagi pun datang, Subuhan... Kemudian bikin kopi, sebat, trus bikin sarapan... Sampe jam 09.00 lah pokoknya.
Setelah itu gue bersiap menuju kawah dengan bawa daypack doang, berisi air minum dan makanan ringan. Serta jas hujan.
Sebelum menuju kawah kita harus menyusuri turunan dan jurang yang sangat curam di belakang Pos 2... (disarankan memakai webbing atau tali, buat mempermudah saat kita turun menuju aliran sungai dibawah Pos 2, karena licin dan curam). Lumayan banget nguji adrenalin..
![]() |
| Lebih sulit dari yang terlihat,hehehe... |
Setelah sampai bawah dan melewati ujian pertama yaitu turunan curam tadi, kita akan nglewatin ujian kedua yaitu menyusuri trek berbatu yang mungkin dulunya merupakan bekas aliran sungai lahar dingin. Trek didominasi bebatuan dan aliran sungai kecil, serta tumbuhan cantigi, dan banyak lumut, serta dikelilingi tebing-ebing yang gagah dan menakjubkan banget deh pokoknya.


Mendekati kawah bau belerang akan sangat menyengat, dan aliran sungai tadi jadi mendidih. Gue gak berlama-lama disini. Saran gue... Basahilah scarf atau buff dengan air, supaya meminimalisir aroma gas beracun belerang... Ohya, jangan lupa meninggalkan tanda dari titik awal hingga menuju kawah, supaya nggak tersesat ya.


Awesome banget deh ni kawah, juga instagramable banget view nya. Kelar foto-foto gue pun bersiap kembali menuju Pos 2 lagi, karena hujan mulai membasahi bumi.
So...Kurang lebih dibutuhkan waktu 30 menit - 1 Jam untuk menuju kawah candradimuka dari Pos 2.
Overall, keindahan gunung nggak harus soal puncak, banyak sisi lain yang mungkin bisa kita jelajahi dan singgahi.
Senin, 14 Agustus 2017
Pendakian Gunung Argopuro (Baderan-Bremi) Chapter 3
Ciyeee di Chapter 3
Sebelumnya di chapter 2 (disini), gue nggak bisa tidur
….
Tapi.....
Tapi….. gue lupa bawa nyali, ketinggalan di rumah, akhirnya bobok ajah kelonan sama Rendra + Romy,ye kan…
Kemudian waktu beranjak
pagi… Si Ihsan pun seperti biasanya “Adzan Subuh”….
Gradasi langit mulai
menguning, tanda surya mulai menyapa pagi itu…
DAY 4 (21 JULI 2017)
(RAWA EMBIK – PUNCAK)
Efek suhu dingin di Rawa
embik, membuat embun pagi itu ngebasahin tenda dan sepatu gue yang malemnya gue
angin-anginin... yang ternyata belum mengering tuh sepatu,yahhh... Pagi itu nggak banyak kegiatan yang kami lakukan,
seperti byasanya masak, ngopi, dan nantinya packing. Kemudian kami sarapan
dengan menu instan aja, yang penting bisa mengisi tenaga buat
perjalanan selanjutnya menuju puncak. Kita nantinya berencana makan besar
sekaligus bikin nasi kuning di puncak Argopuro (misi Pak Abdul yang mau bikin
surprise buat istrinya, ahhh so sweet ya). Kelar sarapan gue kebelet, akhirnya
eek di sekitaran rawa embik… di bekas kubangan babi… agak menjauh dari lokasi
camp.
Sabtu, 05 Agustus 2017
Pendakian Gunung Argopuro (Baderan-Bremi) Chapter 2
Ada Rindu Di Argopuro
Zssstttttt….Zsssttttttt….ZzzzZZZZ…Zzzz…..ZZZzzzZZZ…..Setelah sebelumnya gue tertidur dan mimpi indah di episode pertama….. (chapter 1)
“Allahuakbar....Allahuakbar.....Allahhuakbar.....”
Gue terbangun dengan
suara lantunan Adzan yang membangunkan gue seketika itu... What, di gunung ada
Adzan??? Gue mengintip dan sedikit ngebuka resleting celana… eh
tenda maksutnya... dan ternyata ada si
Ihsan yang Adzan pagi itu, dibawah langit cikasur
yang masih gelap dan bertabur ribuan bintang, serta sunyinya cikasur. Suara
adzan itu begitu syahdu. Gue ngelihat jam menunjukkan pukul 04.30... keren lu san... Salut dan Bangga...
selain bisa ngobrol sama kumbang, ternyata bakat juga jadi Muadzin... Dan
inilah awal mula dia jadi alarm pagi di pendakian kali ini hingga beberapa hari
ke depan.
Senin, 31 Juli 2017
Pendakian Gunung Argopuro (Baderan-Bremi) Chapter 1
Kabut Alun-ALun Kecil
Ini tentang
sebuah cerita, tentang sebuah rasa, dan rindu tentang sebuah gunung yang sangat
istimewa... Beberapa gunung emang punya predikat tersendiri, gunung tertinggi,
gunung terdingin, gunung terekstrim, sampai gunung terangker.
17 Juli 2017 gue dan 13 rekan sependakian punya
kesempatan dan alhamdulillah telah berhasil menuntaskan pendakian ke salah satu
gunung dengan satu predikat yang belum gue sebut. Yakni Gunung Argopuro, gunung
dengan jalur pendakian terpanjang se-Pulau Jawa, kurang lebih 45 km yang harus
dilewatin untuk menyelesaikan pendakian Argopuro dengan lintas jalur. Dan
rata-rata perhari harus berjalan 6-8 jam, kebayang kan gimana capeknya, panjang
banget deh pokoknya. Sepanjang cerita yang bakalan gue tulis disini.
Senin, 10 April 2017
Pendakian Gunung Lawu Via Candi Cetho (With Track Mountain JKT)
Ekpedisi Lawu via Cetho
(Traveler Minim Dana dan Track Mountain)
Jalur candi cetho adalah salah satu jalur dari
beberapa jalur pendakian menuju puncak lawu, Jalur menuju puncak lawu
yang cukup favorit bagi para pendaki adalah via jalur cemoro sewu dan cemoro
kandang karena kedua jalur ini lebih pendek treknya daripada jalur candi cetho
yang panjang dan masih sangat alami trus belum terlalu ramai juga di lewatin
para pendaki. Jadi sangat cocok buat para pendaki yang pengen suasana
hening saat pendakian.
Jalur pendakian candi cetho berada di dusun cetho, desa gumen, jenawi, karanganyar disini ada candi hindu yang masih di gunakan buat sembahyang pemeluk agama hindu yaitu candi cetho, dan juga candi kethek. Jalur candi cetho merupakan gabungan dari unsur keindahan, etnik, dan juga mistis.
Jalur pendakian candi cetho berada di dusun cetho, desa gumen, jenawi, karanganyar disini ada candi hindu yang masih di gunakan buat sembahyang pemeluk agama hindu yaitu candi cetho, dan juga candi kethek. Jalur candi cetho merupakan gabungan dari unsur keindahan, etnik, dan juga mistis.
Kamis, 09 Februari 2017
Pendakian Gunung Merapi Via Selo
Pendakian Gunung Merapi
Gunung Merapi dengan
ketinggian 2.930 mdpl adalah salah satu gunung teraktif di dunia. Lereng
selatan gunung ini berada dalam wilayah Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dan sisanya berada
dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang, Boyolali, serta Klaten.
Kawasan hutan di sekitar puncaknya jadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi
(TNGM) sejak tahun 2004. (Wikipedia)
Saat ini pendakian via jalur New Selo merupakan satu-satunya jalur resmi Gunung
Merapi setelah erupsi pada tahun 2010. New Selo berada di tengah-tengah
antara Gunung Merapi dan Merbabu, tepatnya di Dukuh Plalangan, Desa
Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Berjarak kurang lebih
2 km dari Polsek Selo.
Sebelum menuju ke New Selo kita harus ke basecamp Barameru terlebih dulu. Sampe tempat ini kendaraan
pribadi kemudian kita parkir, trus registrasi tiket pendakian. Di basecamp
Barameru fasilitas cukup lengkap, kita bisa istirahat n repacking ulang. Serta makan atau sekedar ngopi santai.
Senin, 09 Januari 2017
Gunung Lawu Sebuah Cerita Pendakian
Dokumenter Gunung Lawu, Via Cemoro Sewu
Lawu lagi, berhubung kangen banget nanjak... ada aja temen yang ngajakin najak ke Lawu via Cemoro Sewu. Yup pendakian ke 10 di gunung kesayangan gue ini, dan juga yang ke 11 buat Rendra rekan gue di TMD.
Naik gunung, nanjak sekaligus iseng bikin video dokumenter pendakian rencana kami saat itu.
Naik gunung, nanjak sekaligus iseng bikin video dokumenter pendakian rencana kami saat itu.
Dan akhirnya jadi sebuah Film Pendek dan cerita Pendakian yang kami bikin saat itu di gunung Lawu via Cemoro Sewu, Magetan Jawa Timur, bersama teman-teman dan rekan pendakian gue. Maka, jadilah sebuah video singkat dan sederhana dengan durasi 5:17 Menit.
Penasaran??yuk lihat videonya dan jangan lupa suscribenya... :*
Penasaran??yuk lihat videonya dan jangan lupa suscribenya... :*
Chek This Out....
In frame :
-Doni, Pak De Dodik (FPTI NGAWI)
-Herry (Kicau Mania Ngawi)
-Hesbul, Rendra, Ary (Traveler Minim Dana)
-Rudi, Hisyam, Afid (Mahasoepa Unv. Soerjo Ngawi)
Cameramen : Ary Nugroho
Narasi : Hesbul Khofi
Lihat Video-Video lainnya di : Traveler Minim Dana Youtube
Senin, 04 Juli 2016
Pendakian Gunung Lawu Via Cemoro Kandang
REUNI, HERPES DAN PERSAHABATAN
Lama banget gak ngeblog, dan di hari yang tralala ini gue pengen nulis cerita pendakian gue di Lawu waktu itu via jalur cemoro kandang. Dan tulisan kali ini rada panjang. Jadi ngebacanya yang sabar ya neng bang...krik...krik...
FOKUS!!!
Waktu
itu temen SMP gue si Umar BBM dan ngajakin gue trekking ke Lawu.
Pik, ada rencana ke Lawu?aku bla bla bla... Kata Umar
OKE..... (singkat padat kenyal) Jawab gue
Tanpa
pikir panjang akhirnya gue pun janji mau nemenin... karena gue kangen mendaki
bareng temen gue ini. terakhir kita barengan ke lawu tahun 2011 gue, Umar,
Rendra, dah lama binggo kan.
Di
pendakian kali ini, tentu aja gue ngajak n bareng Rendra juga, dan akhirnya gue
ngajak wiwid yang udah lama juga pengen ke Lawu (belum kesampaian) dan baru
kali ini momen nya pas. sippp.... dan temen gue dari Solo si Wiku katanya juga
mau gabung. Tambah sipp deh...
Senin, 25 Januari 2016
Pendakian Gunung Prau Via Patak Banteng
Pendakian Gunung Prau Via Patak Banteng
(Golden Sunrise Prau)
(Golden Sunrise Prau)
Setelah
beberapa bulan carrier menggelantung di dinding kamar, sepatu yang udah jadi
sarang laba-laba,hehehe... Intinya lama absen dari yang namanya nanjak (naik
gunung), akhirnya gue mendaki lagi... setelah terakhir trekking di Semeru bulan
Juli 2015 kemaren.
Beberapa
waktu lalu gue dan teman-teman punya planing buat reunian di gunung barengan
ama temen-temen yang muncak di Semeru kemaren (temen-temen Traveler Minim Dana,
Jelajah Nusantara, dan Savanapala). Akhirnya dipilihlah Gunung Prau 2565 Di
atas permukaan laut sebagai destinasi pendakian selanjutnya. Fix ... F to the I
to the X.. FIX Prau Via Patak Banteng lah yang kita pilih untuk jalur pendakian
kali ini.
Senin, 03 Agustus 2015
Pendakian Gunung Semeru (Part 2)
Mahameru , Mahahebat dengan teman-teman Hebat
Pos Kalimati (2700 Mdpl)
Kamis 23 Juli
2015 – Jum’at 24 Juli 2015
ZZZZZzzzzzzztttttttttttzz.....
zzzZZZZZZtttt.....
Setelah sebelumnya gue tertidur di cerita sebelumnya, yang belum baca bagian pertama nih : Part 1
Akhirnya pukul 23.00 kamis gue terbangun,
sengaja alarm gue pol in volume nya supaya bisa bangun tepat waktu. Setelah
bangun ternyata gue kebelet pup, Ah dasar sialan... padahal lagi persiapan
genting sebelum summit, tapi okelah tetep harus gue penuhin ni hajat gue, dan
ternyata Davig juga kebelet, yes ada temennya. Akhirnya kami pun berdua menuju
Bilik Merenung ditemani ribuan bintang yang indah banget malam itu, ahhhhh
spesial banget beol kali ini, Awesome....
Jumat, 31 Juli 2015
Kamis, 30 Juli 2015
Pendakian Gunung Lawu Via candi Cetho
Pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho
(Surga Tersembunyi Lawu)
Gunung lawu berada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa
Timur, biasanya pendaki banyak yang melakukan pendakian lewat jalur Cemoro Sewu
( Magetan, Jawa Timur ) dan Cemoro Kandang ( Karanganyar, Jawa Tengah ). Jalur pendakian
gunung Lawu via Candi Cetho ini adalah jalur yang paling panjang dibandingkan
Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang. Lewat jalur Candi Cetho ini jarak yang ditempuh
sekitar 16 km, Cemoro Kandang sekitar 12 km dan Cemoro Sewu sekitar 8 km,
sebenarnya ada jalur yang lebih panjang lagi yaitu jalur Srambang
Jogorogo(Ngawi). Tapi walaupun punya jalur yang panjang, Jalur Candi Cetho ini
memiliki pemandangan yang sangat indah dan banyak kejutan yang akan diberikan,
makanya gue pengen nyoba ngetrek lewat jalur candi ceto ini, karena 2 jalur
sebelumnya yang gue sebutin, udah pernah gue coba.
Jumat, 29 Mei 2015
Pendakian Gunung Penanggungan (Puncak Pawitra)
Pendakian Gunung Penanggungan (Puncak Pawitra)
Gunung Penanggungan
merupakan gunung berapi yang sudah lama tidak aktif. Gunung ini memiliki
ketinggian 1.653 meter di atas permukaan laut (mdpl). Pada masa Mataram Kuno,
nama Gunung Penanggungan dikenal Pawitra. Dalam bahasa Sansekerta, nama Pawitra
berarti suci. Nama Pawitra ini diketahui untuk kali pertama dari Prasasti
Cunggrang. Prasasti tersebut diterbitkan pada 18 September 929 Masehi atau
masuk pada masa pemerintahan Mpu Sendok.
Lantas, pada abad Sangkala
dari peninggalan masa Mataram Baru disebutkan tempat ini telah ditinggalkan
Kerajaaan Majapahit pada 1543 Masehi. Dari abad tersebut nama Pawitra telah
berganti penyebutannya menjadi Gunung Penanggungan.
Gunung Penanggungan
dikelilingi empat puncak gunung. Empat puncak gunung tersebut adalah Gunung
Gajah Mungkur yang berada di sisi timur laut, Gunung Kemuncak (tenggara),
Sarahklopo (barat daya), dan Gunung Bekel (barat laut). Lokasi dari gunung ini
berada di wilayah kabupaten Mojokerto dan kabupaten Pasuruan dengan pemandangan
alam sekitarnya kawasan berupa hamparan sawah di sisi selatan dan barat hingga
wilayah industri dan permukiman padat penduduk di bagian utara dan timur.
Yapzz, itu tadi sekilas tentang gunung Penanggungan, sekarang lanjut ke
ceritanya....
Selasa, 07 April 2015
Pendakian Gunung Merbabu Via Selo - Wekas
Merbabu yang Istimewa
Planing ke Gunung
Merbabu 3142 Mdpl akhirnya
terlaksana juga, 13 – 15 Maret 2015 kemaren, gue dan temen-temen
pendakian gue ( Dava, Romi, Wiwid, Rendra
) kami berlima membulatkan, menyatukan tekad dan hati buat berangkat. Ohya si Wiwid ini First time naik gunung loh.
![]() | |
| Sahabat perjalanan |
Sebenernya kami
berencana mbolang bareng ama temen-temen Magelang “Andri dan Angga” yang
kemaren Desember 2014 ketemu kita di Mt.
Lawu, tapi pada akhirnya mereka berdua gak jadi ikut dan bilang ke gue :
“Mas, tak tunggu di Magelang aja ya, mampir sekalian pas turun nanti nginep rumahku.. maaf kita gak bisa nemenin karena pas gak libur,hiksss”.
Yawda nggak masalah, akhirnya
kami sepakat buat berangkat via Selo Boyolali dan merencanakan turun via Wekas
Magelang, sekalian ketemu Andri dan Angga di Magelang, Planing yang PD banget
menurut gue dan temen2 gue yang baru pertama kali ke Merbabu ini,hehehehe....
Senin, 02 Februari 2015
Pendakian Gunung Bromo
mmmmm..... Gunung Bromo adalah gunung api yang masih
aktif yang terletak di Jawa Timur tepatnya di Kabupaten Probolinggo, Pasuruan,
Lumajang, dan Kabupaten Malang. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.392
mdpl.Untuk menuju gunung Bromo ada banyak pilihan jalur dan basecamp atau
penginapan antara lain: Cemoro lawang – NgadisariJemplang – Ngadas. Untuk
transportasi bila dari Jakarta kita bisa naik kereta dan turun di stasiun
Malang. Tips: jika berlebih uang atau banyak anggota kita bisa memanfaatkan
porter yang biasanya menawarkan jasa saat kita tiba di stasiun Malang. Ini akan
efektif sekali. (tentunya keuangan dibagi rata ya).Lanjut ke cerita
gue.........
Kamis, 11 Desember 2014
Pendakian Gunung Kelud
PENDAKIAN GUNUNG KELUD
Gunung Kelud yang berada di wilayah Kediri dan Blitar
ini memiliki ketinggian 1731 Mdpl. Gunung yang sempat diperebutkan
kepemilikannya antara 2 kabupaten tersebut kini telah menjadi destinasi wisata
yang cukup menarik khususnya di daerah Jawa Timur. Gunung yang berpredikat
gunung paling mematikan di Jawa, dalam catatan sejarah telah menewaskan 5000
orang lebih ini memiliki beberapa destinasi menarik di dalamnya.
Catatan perjalanan Gunung Kelud kali ini dilakukan setelah terjadinya
erupsi / letusan pada tanggal 13 Februari 2014.
Untuk dapat mencapai Gunung
Kelud bisa kita capai dari beberapa kota di Jawa Timur. Perjalanan kurang lebih
4 - 5 Jam dari Surabaya atau hanya sekitar 2 - 3 jam dari kota Kediri. Kali ini
perjalanan gue tempuh dari Kediri, berhubung pas domisili kerja lagi disana.
Yah, akhirnya tanggal 24 bulan 9 tahun 2014 gue sama temen-temen kerja,
berwisata lah ke gunung kelud, yupzz... gunung ini memang gunung wisata, bukan
full gunung pendakian atau trekking.
Langganan:
Postingan (Atom)






















